KISAH Teja Paku Alam menarik untuk diulas. Sebab, kiper Persib Bandung itu tak dipanggil ke Timnas Indonesia meski memiliki cleansheet terbanyak di Super League 2025-2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memanggil 41 nama untuk masuk skuad sementara jelang FIFA Series 2026. Dari puluhan itu, ada lima kiper yang dipanggil.
Mereka adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Cahya Supriadi. Masuknya tiga nama terakhir lalu jadi pertanyaan.
Sebab, di Super League 2025-2026, ada Teja yang punya jumlah cleansheet paling banyak. Betapa tidak, kiper berusia 31 tahun itu tercatat 15 kali nirbobol dalam 22 pertandingan!
Teja bahkan menempati posisi teratas di daftar pencatat cleansheet. Tepat di bawahnya ada Aqil Savik yang sukses mencetak sembilan kali nirbobol dari 22 laga bersama Bhayangkara FC.
Lantas di mana posisi Nadeo, Ernando, dan Cahya? Nama yang disebut terakhir ada di posisi empat dengan dengan delapan cleansheet dari 22 laga bareng PSIM Yogyakarta.
Sementara, Nadeo menghuni urutan lima dengan delapan cleansheet dari 24 pertandingan. Ernando tepat di bawahnya dengan tujuh nirbobol dari 23 laga bersama Persebaya Surabaya.
Maka, ketiadaan nama Teja cukup disayangkan. Padahal, kiper asal Sumatra Barat itu jadi andalan di Persib Bandung pada Super League dan AFC Champions League 2 2025-2026.
Hebatnya, Teja mampu menyisihkan kiper asing Adam Przybek ke bangku cadangan. Sayangnya, eks kiper Sriwijaya FC itu belum pernah merasakan penampilan bareng Timnas Indonesia meski pernah dipanggil pada kurun 2016-2019.
Itulah kisah Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung dengan cleansheet terbanyak yang tak dipanggil ke Timnas Indonesia. Patut dinanti apakah di jendela berikutnya sang penjaga gawang akan mendapat kans atau tidak.











